Karena Wanita Cuma Tulang Rusuk Sih

                Wohaaaaaa!!!!! Entah kenapa sejak yang namanya focus ngurusin printilan visa sampai printilan galaunya dan parnonya bikin mood akan semua hal menguap! Termasuk untuk menulis apapun itu, walau aku udah berasa ditagih tulisan update-an di Fb. Tapi untuk sekedar selancar di Facebook aja aku udah gak ada waktu aja gitu *etdahhahahah. Dan masih ada amanah titipan iklan belum ku-pubish di Fb *Maaf ya Teh dan Akang yg nitip iklan.

                Okey, bisa dibilang ngurusin semua hal tentang keluarga ini, sekaligus beban pekerjaan yang berasa di pundak banget karena mau gak mau harus nuntasin byk hal sebelum cuti besar bikin “arrrrrghhhh” Hmmmm…gimana ya menggambarkannya kayak berasa kadang udah dibatas limit kemampuan. Oh, kadang berasa too many tons waahahhaha, okey kemudian aku sadar itu lebay. Ya, namanya juga perempuan mainnya perasaan,perasaan lebay wahahaha.

                Kemudian aku inget barangkali dengan nulis-nulis happy lagi bikin makin semangat menjalani hari! Yihiii…kayak kata suami , *hello namakamu aku sebut lagi ahahaha. “Udah keluarin semua yang kamu rasa kamu pendem sampai kamu plong, lagian kamu gak butuh solusi kan, cuma ngungkapin semua unek-unek bisa plong , selesai masalah..” See…dia ngomongnya sambil santai bernada datar.

                Yeaaaa!!! I got the point. Yes, bukankah itu yang pernah aku tulis di Facebook yang ribuan orang share itu. Ya kayak Supermom Vs Mamamonster. Perempuan cuma butuh kenyamanan perhatian, tumpahan perasaan, mengobati semua kegalauan.

                Akhirnya setelah semua cerita ke dia, entah kenapa akhirnya setelah 5 bulan ga ketemu baru berasa titik dimana diri ini begitu lemah tanpa kehadirannya. Aku yang selama ini dibesarkan dengan penuh kemandirian oleh orang tua dan jarang bergantung pada orang lain meskipun suami berasa pada titik “ku tak sanggup” hahahahha. Aku mulai mencoba merunut kembali apa-apa saja yang selama ini berasa beban bagiku, mungkin sedikit demi sedikit menumpuk jadi bukit oyeah ditambah bumbu PMS. Oya, suami juga bilang “Emang siklusnya gitu kan, kalo lagi PMS tiba-tiba semua endapan kekesalan muncul “ hahahahahahahahahah. Terus dia lanjut bilang “entah sampai kapan, kamu bete kalau lagi PMS dan entah sampai kapan Mas juga lupa kalau kamu lagi PMS kayak gini..” Maksudnya, kami hampir-hampir aja ini berantem wahahahaha hanya gara-gara aku yang lagi PMS ngomongnya nyelekit dan entah nyari apa, pengennya berantem aja sama dia, pengen suami di titik rasa bersalah, padahal ya ampun salah apa coba waahaha. Alhamdulillah suami inget aku lagi PMS, jadi dia akhirnya malah ketawa-ketawa. Video call kami berakhir happy ending. Istri sudah menumpahkan semua uneg-uneg yang gilaaaaak lima bulan menanggung semua hal sendiri dan merasa diri baik-baik saja akhirnya jebol juga pertahanan, Dan, Alhamdulillah suami paham kalo lagi PMS emang gini si istri biasanya. Alhamdulillah, penelitian PMS bisa menundukkan logika manusia bahwa permainan hormone dalam tubuh wanita begini adanya.

                Dan nampaknya sampai visa belum keluar, sampai prepare ke UK belum kelar, dan sampai kerjaan kantor belum lega untuk tenang ditinggalkan, mood nulis itu masih hilang di atas awan. I mean mood nulis yang bagus-bagus buat orang-orang. Bukan curhat kayak gini heheh…

                Alhamdulillah, untuk semua hal, atas semua kekuatan yang Allah berikan dan atas izinNya kita semua bisa melewati hari demi hari. Allah Yang Maha Besar!

                Long Distance Marriage itu bukanlah suatu kesedihan malah jadi lahan untuk melatih ketangguhan, bukan pula suatu penderitaan malah jadi tantangan berbuat lebih kebajikan , perjuangan dan perjuangan lain masih menanti. Kebayang kan dulu gimana zaman perjuangan Islam, istri-istri sahabat ditinggalkan berjihad. Anggaplah, suamiku juga lagi berjihad menuntut ilmu *eaaaa pengennya. Semoga lurus niat selalu yaaaa

                Setiap dari kita akan dihisab olehNya , dihitung amalan kita sendiri, sehingga menikah benar-benar menjadikan ladang bagi setiap insan untuk berbuat kebaikan sebaik-baiknya.

                Eh sebagai penutup kayaknya aku tahu deh, kenapa sampai ke puncak-puncaknya beban karena: ya ngurus VISA dan printilan sendirian bawa anak-ana ke luar kota (ditemani ortu sih) lalu dapet kabar toilet Bibi mampet lagi, lalu anak-anak makin besar makin menantang wow! Anak-anak kadang bikin sakit kepala kalau lagi pinter-pinterya. Wahahahahah…Bingun kalau yang Gede rengek ini itu eh yang Kecil pegen ini itu sementara emaknya laper atau kebelet ke toilet. dan hal-hal kecil lain yang bikin, pusing kalo lagi PMS. Ya, namanya juga mereka lahan ibadah ya wajar ada bumbu nguji emosi yak wakwakwaka.

              Oiya, Alzam sekarang lagi antusias banget belajar baca! Dulu aku usia 4 tahun emang bisa baca sih, sekarang dia 4,5 tahun wajar udah minat baca sih, aku gak maksa. Tapi emang Alzam buku holic banget dia jelang tidur bisa satu jam lebih uprekuprek buku. Sekarang pakai dampingin dia baca kata per kata sederhana. Jadi, lebih ekstra tenaga tiap malam! Dan mereka lagi belajar bahasa Inggris lebih intensif sama Umminya, wahahahah telat banget napa gak dari dulu.Tapi namanya masih golden age ya, jadi gampang banget mereka belajarnya. Beneran deh! Kadang save energy saat siang hari gak terlalu capek supaya malam bisa konsen dampingin mereka main dan belajar.

                Alhamdulillah, sampai di sini, kemudian aku mikir lagi, kayaknya aku aja yang too much, anggap semua beban. Untuk itulah memang sudah ranah laki-laki jadi pemimpin, beban dia banyak sekali, sedikit saja dia berbagi beban pada tulang rusuknya…niscaya tulang rusuk gak mampu . Itulah mengapa kita lihat para pria biasa saja dan keep calm walau apapun menghadang gak kayak wanita yang baperan.

                Untuk itulah aku salut dan teramat hormat dengan wanita-wanita yang tak pernah bisa bertemu suaminya di dunia (janda) , sungguh yang LDM mah gak seberapa banyak bgt yang harus disyukuri. Justru aku mulai deg2an kalau nanti kalau udah serumah lagi adaptasi macam apa yak, wakakakka.

                Sekian,unek-unek dari seorang istri pelaku LDM yang lagi PMS. Maybe delete soon or not delete. Yaaah namanya lagi PMS wahahwahwhah *pembenaran. Eh atau ini tulisan macam attention whore atau attention seeker. Oh well, semua tulisan di Zarahgy ini pada mulanya memang tulisan pribadi, tapi makin kesini udah kadung banyak hits-nya, yaudah deh tak apa hahahhahahahha…maaf ya kalau yang baca dan gak berkenan.

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s