Wisata Kastil Di Belanda

Hari itu kami diajak keluarga Aden untuk mengunjungi kastil di daerah Utrecht, Belanda. Judulnya memang familty trip dengan balita-batita-bayi. Kalo kalian suka dan tertarik dengan kehidupan kerajaan ala dongeng Cinderella cocok deh ngunjungin kastil ini. Persis plek mirip di film-film.

*Kasteel De Haar*

Dimulai dari taman bunganya yang indah bermekaran di hamparan padang rumput, patung-patung dan air mancur ala kerajaan Eropa, kolam yang mengelilingi kastil dan harus ngelewatin tangga gantung buat masuk ke kastil, karpet merah, interior ala kerajaan kayak di film ternyata emang nyata, bentuk bangunan yg beratap kerucut kayak istana di negeri dongeng yah emang serius nyata. Bukan kayak istana boneka di TMII ya hahahha…

Saat kami datang lagi ada pernikahan keluarga baron yang mempunyai kastil tsb. Kastil ini masih ditempati dan menjadi tempat tinggal bagi keluarga baron saat berlibur. Tahukah yang lebih ngagetin kastil ini dimiliki oleh keluarga Rothschild. Keluarga kaya raya yang menorehkan banyak sejarah, salah satunya dibalik pendirian sistem bank di dunia saat ini. Kami menyaksikan iringan pengantin ala kerajaan di kapel yang masih se-area dengan kastil lalu seremoni pengantin masuk ke dalam kastin untuk dilanjutkan dengan pesta. Drama anak ingin toilet yang mengharuskan kami ke luar area kastil menuju ruang resepsionis membuat kami kehilangan waktu cukup banyak.

Saat balik ke area kastil, ternyata sudah detik-detik menjelang tutup untuk kunjungan umum. Kami masih diperbolehkan masuk setelah memasukkan tiket ke mesin, namun hanya beberapa ruangan yang bisa kami masuki. Beruntungnya keluarga Aden yang masuk lebih dulu melakukan tur keliling kastil dengan aman sentosa bisa masuk ke ruang mandi, kamar tidur, ruang makan dan ruangan lain yang buanyak sekali jumlahnya.

Oiya, tiket masuknya cukup mahal dan anak usia 4 tahun sudah dihitung 1 tiket. Untuk masuk ke dalam kastil orang dewasa harus membayar โ‚ฌ17.

Karena kastil mulai tutup, aku, Yogy dan anak-anak hanya memasuki beberapa ruangan. Dan kami terjebak dalam pesta keluarga baron di lobi utama! Walau jujur saja kami menikmatinya ๐Ÿ˜€ Tamu undangan pesta mengenakan jas untuk pria dan gaun bagi wanita. Pelayan-pelayan beredar dengan baki menawarkan gelas-gelas tinggi berisi wine dan kue-kue kecil. Standing party dengan bercengkrama, mengobrol dengan kerabat.

Menurutku gaun kerabat kerajaan ini simpel dan sangat sederhana bila dibanding party anak muda di Inggris yang pernah aku jumpai. Benar-benar sederhana dan elegan bahkan dekorasinya pun gak neko-neko kayak wedding party di Indonesia. Tak ada dekorasi mencolok yang kami temui, ya memang keelokan instrument bagunan kastil udah jadi dekorasi terindah.

Empat orang ras jawa terjebak di dalam pesta keluarga baron Belanda kayaknya jadi pemandangan mencolok deh. Manalagi baju kami paling berbeda dengan yang lain hahahah. Akhirnya kami mulai menilisik pintu keluar, kami memutuskan berbalik arah ke lorong tempat kami masuk menuju lobi pesta. Seorang pria ber-name tag akhirnya terlihat, ya dia petugas kastil.

Lalu kami diarahkan menuju pintu keluar tersembunyi. Sebenarnya tidak tersembunyi banget, tapi bagi turis susah menemukannya. Rasanya sayang sekali sudah bayar mahal tapi gak puas keliling ke dalam kastil. Dan yang paling bikin heran, kami masih harus menunggu lama keluarga Aden keluar kastil. Artinya mereka punya waktu leluasa keliling kastil.

Transport menuju kastil De Haar sepertinya hanya lebih nyaman menggunakan mobil pribadi karena kami tidak menjumpai sebatang ekor kendaraan transportasi umum. Mungkin ada transportasi umum namun agaknya harus jalan cukup jauh. Oiya, yang bikin bingung turis asal luar Belanda tentang gerbang parkir otomatisnya. Bila kita memilih mundur berbalik arah karena palang parkir tidak terbuka, coba majukan mobil sampai ke dekat palang, otomatis kebuka. Tentu saja, kami menebeng mobil Aden. Btw, kalau mau hemat dan memilih tidak masuk ke dalam kastil cukup foto di luar dan menikmati taman bungan serta danau kastil

cukup asyik kok!

Kastil Dikelilingi Kolam

 

Enter a caption

silakan komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s